SAMBUTAN WAKIL WISUDAWAN
PADA ACARA WISUDA PROGRAM SARJANA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MULAWARMAN
GELOMBANG IV 2011 TANGGAL 21 JANUARI 2012
Oleh
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,
Yang terhormat Bapak Rektor Universitas Mulawarman
Yang saya hormati,
Bapak-Ibu para Pembantu Rektor
Bapak-Ibu para Anggota Senat
Bapak-Ibu para Dekan Fakultas dan Direktur Program Pascasarjana
Bapak-Ibu para Pembantu Dekan Fakultas, Asisten Direktur Pascasarjana, para Ketua Jurusan dan para Ketua Program Studi serta para Staff Pengajar dan Administrasi
Rekan-rekan Wisudawan/ Wisudawati berserta orang tua dan kerabat keluarga
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Alhamdulillahirabbal’alamin, puji syukur kita ucapkan atas Rahmat Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmatNya kepada kita sehingga dapat berkumpul di hari yang berbahagia ini pada acara wisuda lulusan Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Mulawarman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Bapak Rektor dan Hadirin yang saya hormati,
Sebuah kata bijak mengatakan, ”Mimpi adalah jalan menuju kesuksesan.”
Bahkan Aray dalam buku Laskar Pelangi mengatakan, ”Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpimu.”
Saya berdiri di sini, salah satunya karena sebuah MIMPI…
Seorang Mario Teguh, tidak mungkin menjadi seorang motivator terkenal tanpa MIMPI. Seorang Napoleon Bonaparte tak mungkin jadi Panglima Besar dan Kaisar jika ia tak pernah berMIMPI. Albert Einstein tak mungkin menemukan rumus E=mC2 tanpa MIMPI. Nabi Muhammad SAW. Tidak mungkin bisa membawa kejayaan Islam tanpa diawali sebuah MIMPI.
Namun, sayangnya, banyak dari kita sering kali masih saja mengabaikan kata MIMPI. Apalagi kita sering mendengar ada ungkapan yang berbuny, “Sudahlah, jangan mimpi ketinggian, nanti kalo jatuh sakit.” Makanya, kemudian kita menjadi takut untuk berMIMPI; yang miskin tidak berani bermimpi sekolah yang tinggi, yang otaknya pas-pasan tidak berani bermimpi berprestasi, yang fisiknya kurang tidak berani bermimpi sukses. Padahal, tidak ada seorang pun yang melarang kita sebagai manusia untuk bermimpi.
“If you believe, you can do it.” Jika kamu percaya, maka kamu bisa melakukannya.
Dalam buku The Secret pun dituliskan, “Jika kau melihatnya dalam benak, maka kau akan menggenggamnya di tangan.”
So, let’s make a DREAM !!! Mari berMIMPI !!!
Tuliskan mimpi-mimpi kita dan letakkan di tempat yang selalu terlihat. Disertai usaha yang keras dan maksimal. Maka, (seperti yang biasa diucapkan Mario Teguh) lihat apa yang terjadi kemudian.
Bapak Rektor yang saya hormati,
Jika mengingat kata MIMPI…saya pun teringat akan kampus kita yang tercinta ini.
Kampus yang tiap tahunnya meminta setoran dana DPF pada mahasiswa baru, namun sayangnya saya belum melihat ada perbaikan signifikan pada kampus ini. Fasilitas perpustakaan masih belum memadai, buku-buku masih minim, fasilitas TI untuk mahasiswa belum maksimal, sangat jauh berbeda dengan kampus-kampus besar lainnya. Padahal, katanya Unmul mau menjadi kampus besar seperti kampus-kampus di Jawa sana.
Terkhusus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan…
Sarana dan prasarana perkuliahan masih minim, ruang kelas yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa yang berdasarkan data terakhir tertanggal 19 Januari 2012 ada 8522 mahasiswa (6021 mahasiswa regular dan 2501 mahasiswa kerja sama). Bagaimana mungkin kampus ini bisa menghasilkan tenaga pengajar yang berkualitas jika kondisinya seperti ini?
Belum lagi dosen-dosennya yang masih banyak lebih memilih mengajar di luar daerah dari pada mengajar di kampus Unmul Samarinda, (ternyata katanya di sana gajinya lebih besar dari pada di Samarinda). Bagaimana bisa kampus ini menghasilkan lulusan yang berkualitas jika kondisinya masih seperti ini?
Bapak Rektor dan hadirin sekalian,
Oleh karena itu, saya yakin, kampus ini pun pasti memiliki mimpi, untuk dapat memperbaiki semua kondisi yang saya paparkan tadi. Maka, bermimpilah yang BESAR, untuk dapat menjadikan kampus Unmul ini mampu menggapai grade yang tinggi, baik di Indonesia maupun dunia Internasional.
Untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, saya harap juga masih memiliki mimpi yang BESAR, untuk kemudian mampu mencetak pendidik yang berkualitas dan professional. Tentunya, catatan-catatan kekurangan tadi mesti diperbaiki terlebih dahulu. Jumlah mahasiswa bolehlah banyak, namun jangan hanya bermimpi mendapatkan dana yang besar tetapi kualitas SDM pengajar dan sarana prasarana kampus tidak diperhatikan.
Well, ladies and gentlements,
Kedepan saya harap kampus Universitas Mulawarman ke depan, suatu hari nanti kampus ini mampu bersandingan dengan kampus-kampus besar di daerah Jawa sana, bersandingan dalam segi kualitas SDM dan lulusan yang mumpuni, fasilitas yang memadai, serta organisai kemahasiswaan yang digandeng erat oleh para pejabat kampus karena di sanalah wadah para pemuda bangsa ini menyalurkan peran mereka sebagai agent of change, iron stock, control social, dan peran lainnya yang tidak lepas dari upaya perbaikan kampus itu sendiri.
Kepada rekan-rekan wisudawan, saya juga berharap, akhir pencapaian title S.Pd ini tidak menjadikan kita merasa cukup bahwa kita telah mampu menjadi manusia terbaik, karena masih banyak perjuangan-perjuangan lain yang perlu kita lakukan untuk mengantarkan kita, almamater kita, provinsi kita, Negara kita, agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam pengembangan kualitasnya. Agar bangsa kita dilirik oleh dunia International atas prestasi-prestasi kebaikannya, bukan hanya karena lahan-lahan tambangnya.
Akhir kata, sebelum saya akhiri, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan kepada saya, sehingga saya bisa berdiri di tempat ini dan mewakili para wisudawan-wisudawati.
Ucapan syukur dan terima kasih yang tak terhingga, for the only one, Allah SWT atas segala nikmat dan curahan cintaNya yang tak pernah putus.
And especially, kepada kedua orang tua saya tercinta, my beloved parents, yang tak pernah lelah mendidik dan mendampingi perjalanan hidup saya sejak dalam buaian hingga usia saya mencapai angka 22 saat ini. Tak banyak kata cinta yang mereka ucapkan, namun teladan dan sentuhan perilaku mereka lebih dari milyaran kata cinta yang mampu menginspirasi dan menyadarkan saya akan arti hidup dan perjuangan.
Pencapaian ini adalah hadiah yang saya persembahkan khusus untuk kedua orang tua saya. Terima kasih atas kepercayaannya selama ini kepada saya sehingga saya bisa bebas memilih jalan hidup saya sendiri, tanpa paksaan sedikitpun.
Terima kasih juga saya sampaikan kepada:
Bapak Drs. Masrur Yahya, M.Hum dan Ibu Istantina Hermagustiana, S.Pd., MA. selaku pembimbing skripsi saya, yang juga telah menjadi dosen pengajar di kelas saya selama beberapa semester.
And finally, untuk yang tercinta yang juga membersamai rangkaian hidup saya selama ini…
Rekan-rekan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, especially for my classmate, teman-teman Kelas E, baik yang sudah wisuda di gelombang sebelumnya, yang hari ini juga beberapa orang duduk di ruangan ini mengikuti prosesi wisuda, maupun yang masih berjuang merampungkan sidang di kampus.
The last but not the least, teruntuk kawan-kawan seperjuangan di organisasi kemahasiswaan yang sejak awal saya menginjakkan kaki di kampus telah membersamai saya melewati hari-hari yang sibuk, selain kesibukan urusan akademik, kepada:
ü Kawan-kawan di Musholla Al Ikhlas dan Tim Praktikum Agama Islam Bahasa dan Seni,
ü Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP,
ü Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mulawarman,
ü Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Mulawarman, serta
ü Kawan-kawan di PUSDIMA (Pusat Studi Islam Mahasiswa) Universitas Mulawarman,
ü Tak lupa pula pada kawan-kawan penulis di Forum Lingkar Pena,
ü juga kepada kawan-kawan di KAMMI Kalimantan Timur
Yang selama ini mengajarkan banyak hal tentang kehidupan, perjuangan dan pengorbanan.
Tak lupa rasa terima kasih saya ucapkan kepada kawan-kawan hidup saya, keluarga saya, di Asrama Putri Karang Melenu Kutai Kartanegara, serta kawan-kawan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.
Akhirulkalam, terima kasih atas segala perhatiannya. Mohon maaf jika ada salah kata.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Samarinda, 21 Januari 2012
Atas nama wisudawan-wisudawati,
With all my dreams…
Faridamiaty